Law Against Illegal Street Racers (or Ricers?)
June 22, 2007
Ontario is threatening that the authorities will seize cars that are proven to be used in illegal street racing, and crunch them down like pancakes. And not only Ontario, California already put the law on the roads. Details are available here and here.
Now the question is, when will laws like these be applied here in Jakarta (at least)? Of course, cars like those found in Ontario and California probably can really go that fast, unlike those shitty riceboys that lurk on the streets of Jakarta. But from the point-of-view of safety and not to mention sore to the eyes? Well if there is such law, I’ll definitely vote! This sure is a good way to teach those riceboys a thing or two.
Posted in: Others









you are going too far… dengan peraturan kaya gitu, kebayang dong metro ngebut, angkot ngebut, motor ngebut, mobil ngebut, mobil norak, semua di press jadi scrap, hahaha, jakarta jadi gunung sampah besi tua.
Peraturan pembatasan kecepatan kan berlaku universal nga bisa pilih ricers apa bukan……
Comment by realricer • June 22, 2007
Well, I’m quite torn on this issue.
On one side, I despise the notion of having built cars crushed and I already have something against cops. Now, street racers are not always ricers. Some of these cars (more than half) actually have power and handling to boot. The 350-hp Integra is one example. This is a desperate measure.
On the other hand, street racing is dangerous. **ALL FORMS** of motorsport are inherently dangerous, but street racing takes it to another level. Endangering not just the racers but also other street users (including pedestrians and other drivers unaware of the activity), not to mention damage to property.
So, in a way, I want to see that street racing curbed, yet I don’t want to see built cars crushed. This is the same notion that I had when I heard how some states in USA are trying to ban spinners. On one side I want to say, “Mind your own F-ing business, there is no need to outlaw spinners”. It’s like a mockery to “freedom of speech”. But, on the other hand, I have no objection of seeing less of stupid people with their spinners.
Oh well, enough of my rants. Going back to regular programming … ;)
Comment by POS VETT • June 22, 2007
nooooooooooooo… my evo!
Comment by apalahh.. • June 22, 2007
Aarrgghh sedih bgt liat Estilo digepengin kaya gitu :(
Comment by ben • June 22, 2007
@realricer:
maksud gue IF aturan ini diberlakukan untuk ricer disini. lagian ini kan untuk mobil2 yang “proven” memang dipake buat illegal street racing, gue rasa mereka juga ngga asal gepengin doang deh.
Comment by unrice • June 23, 2007
emang sadis sih, tapi cukup setuju ada hukum yang mengatur balap liar & modifikasi2 yang terlalu bahaya untuk jalan umum. mungkin krn pelaku2nya disana bandel maka mobilnya digepengin maksudnya biar kapok dan org2 jadi mikir 2x.
Comment by tahukuning • June 24, 2007
sayangnya yang namanya shock terapy, apalagi disini nga pernah berhasil, apalgi tahu donk polisi disini, kalau ancamannya mobil disita…. ehem-ehem damainya berapa yaaa. Lagipula kadang belum tentu kita salah tapi sudah di vonis polisi duluan ( belum nyampe ke hakim ) hehehe.
Untuk pengadilan tilang, mengharapkan hadir bawa saksi, bukti untuk membuktikan diri nga bersalah… coba deh sekali-sekali ke pengadilan tilang hadir sendiri, kalau perlu bawa pengacara lihat deh tanggapan hakim gimana… belum pernah … hehehe ….just try.
Paling efektif kalau mau nga ada trek-trekan, contohnya senayan, taruh aja satu polisi di garis start sampai pagi, pasti semalaman nga ada yg ngetrek.
Kalau alasan nga ada personil, coba lihat di dekat satay house senayan ( hanglekir ) disitu polisi lalu-lintas suka pada kumpul nangkepin mobil yang melanggar lampu merah jam 3 pagi… subuh… wow penting sekali urgensinya.
atau lihat tempat tempat basah ( yang sering ada pelanggaran lalin ) polisinya pada kumpul kaya panen raya hehehe.
Makanya jangan terjebak pada tegasnya aturan tanpa melihat efektifitas maupun prioritasnya, seperti yang terjadi di Indonesia sekarang ini.
Statistik menunjukkan jumlah kecelakaan lalin paling besar bukan karena balap liar, jadi mari tegakkan peraturan lalulintas seuai dengan prioritasnya.
FIRST THING… FIRST.
Kalau nga gitu bangsa kita nga maju-maju :-)
Comment by realricer • June 24, 2007
Traffic in Jakarta is indeed nauseating. I think most of Jakarta’s motorists don’t have traffic ethiquette, sense of awareness, sense of belonging and sense of public safety. These apply to all motorists, be it behind the weels or above the “iron horse”.
BTW, other news on the crushing-thing could be found at http://news.yahoo.com/s/ap/200.....d_hot_rods, and the slide-show could be found at http://news.yahoo.com/photos/s.....racing/p:4
And, oh yeah, they have been through legal proceedings for at least a year. It is said that those cars were confiscated a year earlier. And, oh yeah, they’re not RICERS… their cars DO have powers without looked like to have any. I believe they used to be real fast…
Comment by kalengkrupuk • June 25, 2007
Indonesia dibuat begini ???
Yang jadi korban yang duit nya pas2 an,
yang orang kaya, percaya deh, mobilnya UTUH semua,
paling cat ganti warna doank atau ganti nopol sekalian buad
seolah2 membedakan saja …
INDONESIA GITU LOH …
Comment by tongki • June 28, 2007
ada benernya juga sih…. apa mendingan polisi2nya aja nih yg digencet? kalo gini kan semuanya senang hahaha….
Comment by tahukuning • June 30, 2007
satu hal yg menyedihkan, gue baca di tabloid otomotif adalah bahwa SLIP BIRU untuk tilang dimana pelanggar mengakui kesalahannya dan menyerahkan uang titipan ke bank sekarang susah diminta dari polisi yg menilang, karena ada perintah dari “atas” bahwa yg diberikan adalah SLIP MERAH ( pelanggar tidak mengakui kesalahan ) sehingga harus hadir di pengadilan ( tahu sendiri lah sulitnya ) sehingga sangat memboroskan waktu dan tenaga / inefisiensi.
Alasnnya cukup “indah”, agar pelanggar kapok, padahal justru orang jadi lebih kepingin damai karena mikirin repotnya ke pengadilan.
Seharusnya kalau memang hak ( sesuai dg hukum ) dari pemakai jalan untuk memilih cara pembayaran tilang, ya nga perlu dibikin sulit seperti itu, karena jadinya menyelesaikan suatu pelanggaran hukum dengan pelanggaran lagi, gimana orang mau respek sama hukum….
Jadi kalau digencet polisnya ( didisiplinkan + konsisten sesuai hukum ) ya bagus-bagus aja, kan kalau mau nyapu rumah ya sapunya dulu harus bersih…… harapan tinggal harapan….. kapan ya bisa jadi kenyataan… hehehe.
Comment by realricer • July 3, 2007
mendingan gua gencet cewe cantik2, Tahu,
daripada liatin Polisi digencet, huahahaha …
Comment by tongki • July 3, 2007
Besok2 mobil2nya pada jadi sleeper semua deh. Kebayang gak lo tiba2 diajak tarik2an di tol ama Hyundai Atoz (keliatan std) tapi ternyata “jeroan”nya 150HP hahahahaha! Soal polisi gak usah diurusin deh…F**K DA’ POLICE!!!
Comment by xingo • July 24, 2007
abis itu urusannya sama mobil derek,
soalnya itu Atoz karena powernya kegedean, jungkir-balik
pas nikung karena body nya ringan …
parah dah tuh RICER
Comment by tongki • July 24, 2007
wahahahaha,
Comment by Strade • July 25, 2007